Sopir truk berinisial MI (18) tak melakukan upaya pengereman sebelum terjadi insiden kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur.


Jakarta, CNN Indonesia — Polisi menyebut sopir truk berinisial MI (18) tak melakukan upaya pengereman sebelum terjadi insiden¬†kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur Iptu Darwis Sunarta mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kendaraan sedang antre kemudian datang dari arah Cikampek, kendaraan yang masih diduga kemungkinan ada gangguan atau apa, kami sedang dalami, akhirnya tidak melakukan pengereman atau gimana,” kata Darwis saat kepada wartawan, Rabu (27/3).

Saat ini polisi berupaya untuk mencocokkan rekaman yang terekam di kamera CCTV dengan keterangan para saksi dan pendalaman di lokasi kejadian. Termasuk memetakan titik-titik lokasi kendaraan saat insiden kecelakaan beruntun itu terjadi. Hal ini dilakukan untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut.

“Ada lima titik, dan posisi kendaraan terakhir juga titiknya kita tandain, dan di situ semoga saja bisa memperjelas kecelakaan ini,” ucap Darwis.

“Karena kecelakaan ini terbatas viewnya tapi kami sudah bisa mengumpulkan beberapa rekaman di Instagram rupanya ada juga ada beberapa yang ngirim posisinya, dan kita pelajari di situ kita, sehingga kita dapat valid datanya,” imbuhnya.

Sebelumnya, polisi menyebut menerangkan kecelakaan beruntun itu bermula saat truk bernomor polisi BG-8420-VB yang dikemudikan oleh MI (18) menabrak dua kendaraan sekitar 300 meter dari gerbang tol.

“Bermula kendaraan kendaraan truk kuning BG-8420-VB pengemudi atas nama MI (18) melebihi muatan berisi sofa menabrak kendaraan Brio pelat B-2780-TYB dan Xpander hitam E-1505-MR sebelum gerbang tol 300 meter,” tutur Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Hasby Ristama.

Selanjutnya, truk itu terus melaju bahkan dengan kecepatan tinggi.

“Lanjut mengebut masuk gardu 3 dan menabrak mobil Isuzu pickup Z-8445-AH sampai terpental ke gardu 5. Kemudian menabrak mobil Hyundai putih B-1061-SPW selanjutnya berturut-turut menabrak mobil boks putih D-8633-YR dan truk kuning terbalik,” tutur Hasby.


“Akibat tabrakan dari truk kuning tersebut , mobil Isuzu Pickup putih masuk ke lanjur 5 menabrak mobil Yaris B-1103-KRT,” lanjutnya.

Kini, sopir truk berinisial MI itu telah diamankan untuk diperiksa secara intensif. Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa sopir truk tersebut tidak memiliki SIM.